Helper Oper yang siap mengatarkan ketujuan, Rabu (4/1/2017)

WARTA KOTA, TANAH ABANG — Mempunyai mobil pribadi namun tidak bisa atau malas menyetirnya bukan menjadi masalah lagi karena sekarang ini telah ada jasa sopir berbasis online yang dapat digunakan dalam beraktivitas sehari-hari ataupun untuk berjalan-jalan.

Online Helper Indonesia atau yang lebih di kenal dengan Oper Indonesia memberikan solusi bagi masyarakat pemiliki kendaraan yang sedang tidak bisa berkendaran untuk mendapatkan seorang sopir yang bisa mengantarkan ke tujuannya.

“Kita sopir online pertama di Indonesia, sekarang applikasi applikasi ojek online sudah ada, taksi online sudah ada juga, kenapa sopir online ngga juga,” kata Robin Lazendra CEO Oper Indonesia pada wartakotalive.com, Rabu (4/1/2017).

Memiliki target pasar Ibu rumah tangga, pekerja kantoran, dan mahasiswa, keberadaan Oper telah banyak membantu costumer dalam membawa kendaraanya ketika sedang berhalangan.

“Kita (Oper) menjadi penolong disaat dibutuhkan. Dari survei yang telah kita lakukan, banyak orang yang merasa terbebani untuk membayar sopir bulanan seperti ketika mengantor sopir menganggur dan sebagainya,” jelasnya.

Dengan kehadiran sopir online, maka pembiayaan yang tadinya dikeluarkan untuk sopir dapat diringankan lantaran hanya mengeluarkan uang ketika mengunakan sopirnya saja.

Mengenai tarif applikasi yang sudah diresmikan sejak 8 Juni 2016 ini, dapat dikatakan cukup murah karena hanya mematok harga Rp 1.000 per kilometernya.

“Per kilometernya kita kenakan biaya Rp 1.000, biaya per menit Rp 450 dan transport sopir menuju lokasi Rp 8.000. Nanti semua di akumulasikan oleh sistem, jadi costumer langsung mendapatkan harga total,” ungkapnya.Adapula program 8 jam dan 12 jam yang ditawarkan bagi orang yang ingin berjalan-jalan keliling Jakarta atau ke luar kota, di mana untuk perjamnya dikenakan tarif Rp 25.000.

Sebagai start up baru, Oper sangatlah menjunjung tinggi kepercayaan konsumen terhadap para sopir atau yang biasa disebut Helper dengan proses seleksi yang bertahap.

“Untuk penerimaan sopir ada empat tahap yang perlu dilewati, pertama seleksi berkas, tes mengemudi, wawancara, dan psikotes. Jadi tidak sembarang orang dapat menjadi sopir di sini,” paparnya.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, di mana sangatlah banyak orang yang mendaftar sebagai sopir online akan tetapi tidak berhasil melewati proses seleksi.

“Ada yang wawancara dan tes psikologis nya bagus tapi nyetirnya ngga bener kita ngga terima, ada yang nyetirnya bagus tapi tesnya jelek kita ngga terima. Lebih dari 100 orang kita tidak terima, karena yang kita cari adalah kualitas,” jelasnya.

Dalam applikasinya sendiri dapat ditemukan sistem HTC (Helper Tracking Center), Share Tracking, dan SOS Security yang dapat membantu costumer dalam mendapatkan rasa aman sepenuhnya ketika sedang mengunakan applikasi.

HTC merupakan sistem yang digunakan oleh Oper dalam melacak pergerakan dan keberadaan dari Helper, sedangkan Share Tracking adalah cara bagi costumer untuk memberitahukan keberadaannya yang dapat di share ke orang terdekat ataupun media sosial.

SOS Security dapat digunakan oleh custem apabila sang sopir membawa kendaraan ke arah yang berbeda atau menyetir dengan cara yang tidak wajar sehingga menganggu kenyamanan pemiliki kendaraan.

Source : https://wartakota.tribunnews.com/2017/01/04/sopir-online-jadi-solusi-bagi-yang-malas-bawa-kendaraan